Burung-burung di Angkasa

birdsites, birdtour, traveling, birdwatching etc..

Walik Kembang

Catatan Pengamatan 15 Mei 2008

Walik Kembang

 

Pagi cukup cerah, saat kuparkir motor di depan gerbang Taman Telogo Nirmolo. Jam 8 pagi, kemudian aku memasuki taman wisata di lereng selatan Merapi itu. Berhenti di suatu gasebo di ujung taman, kumelihat ke arah utara. Bukit Turgo yang menjulang dan pohon pinus bekas sarang elang hitam berdiri tegak tanpa kabut yang menyelimuti. Mendadak muncul dari sungai boyong (sebelah timur Turgo), seekor burung Alap-alap Sapi (Falco moluccensis). Rupanya dia membawa seekor mangsa, dari ekor yang menjuntai, mungkin itu adalah mangsa berupa seekor tikus. Sembari beristirahat di situ, aku melihat banyak burung-burung kecil seperti burung Madu Gunung (Aethopyga eximia), Kacamata biasa (Zosterops palpebrosus), Sikatan belang (Ficedula westermanni), Sikatan Ninon (Eumyas indigo), Cabai gunung (Dicaeum sanguinolentum) dan Walet linci (Colocalia linchi). Kemudian burung Ciung batu kecil (Myophonus glaucinus) yang berukuran agak besar (seukuran merpati), berwarna hitam kebiruan seluruhnya, melompat-lompat di ranting pohon-pohon Puspa.Tanpa sadar sudah 1 setengah jam aku berada di situ, saat tiba-tiba kutangkap sebuah pergerakan di atas dahan dan daun-daun Puspa. Burung itu berbentuk serupa burung merpati melompat-lompat di dahan puspa yang berada sekitar 5 meter. Ruang pandangku sangat vertikal, terlihat tungging dan perutnya yang berwarna kuning tua. Tampak dia mencoba mengamati ke bawah, kepala dan lehernya berwarna putih keabu-abuan perak, ada garis hitam tebal pada mahkota sampai leher belakangnya. Warna sayap dan punggung hijau, sedangkan warna dada hijau muda. Kontak pandang dengan lensa binokulerku selama kurang lebih 5 detik lalu dia melompat dan berpindah ke dahan di dekatnya. Aku coba mengkuti arah perpindahannya, sehingga sekarang masih terlihat warna kuning tua di tunggingnya sedangkan kepala dan leher serta punggungnya tertutup daun-daun puspa. Sekitar 3 detik kemudian dia terbang ke atas dan menghilang di telan dedaunan Puspa. Dari ciri-ciri tersebut burung seukuran perkutut ini adalah Walik kembang (Ptilinopus melanospila). Burung ini sangat jarang kutemui, terakhir ketemu di Kebun raya bogor tahun 2005. 

 

Wawan KIBC 

3 Responses to “Walik Kembang”

  1. Sheilla Says:

    Suka banget saya burung yah ^ ^ Salam kenal. Makasih udah mampir :D

  2. wawankibc Says:

    yah begitu lah..

  3. 48632cae1f Says:

    48632cae1f…

    48632cae1f…

Leave a Reply