Burung-burung di Angkasa

birdsites, birdtour, traveling, birdwatching etc..

Burung-burung di angkasa5

Catatan burung 1 Maret 2006

Sepasang Alap-alap Kawah (Falco peregrinus) di sebuah menara (receiver Satelindo?) di Komplek rumah sakit Dr. Sardjito Jogjakarta

 

Pukul 07.02 WIB kami bergerak menuju depan rumah sakit Dr. Sardjito. Lalu lintas jalan cukup ramai, orang sibuk berlalu-lalang tanpa menyadari adanya sepasang burung pemangsa di atas kepala mereka. Beberapa menit kami mengamati menara paling tinggi di antara 3 menara yang berjejer di sebelah kiri rumah sakit tapi tak menemukan target yang kita cari. Sejak 2 hari yang lalu kami melakukan pengamatan terhadap burung ini. Di menara yang paling tinggi yang berada tepat di sebelah kiri rumah sakit Dr. Sardjito tersebut biasa sepasang Alap-alap Kawah bertengger melakukan observasi untuk kemudian menyambar mangsanya. 3 menit kemudian mata kami menangkap sesosok burung pemangsa yang sedang kami cari, dia datang dari arah barat daya lalu hinggap di menara tersebut. Burung pemangsa yang cantik, bertengger kira-kira 1 meter dari puncak menara. Dia berada disana dalam waktu yang cukup lama (10 menit), sesekali tampak dia membersihkan bulu dengan menggunakan paruhnya tapi tak terlihat membawa hasil buruan. Melakukan pemanasan dengan sedikit mengepakkan sayap dia terbang meluncur ke arah barat dan menghilang. Sebatang rokok menemani penantian kita akan kedatangannya kembali. 5 menit kemudian sang target datang tetap dari arah barat lalu bertengger ditempat tenggeran yang sama. Kali inipun tak terlihat adanya mangsa yang berhasil dia dapatkan. Cukup lama kita mengamatinya, topeng khas Alap-alap Kawah, warna bulunya yang kecoklatan bukan abu-abu, garis-garis melintang di perut, dada dan paha, kita memperkirakan ini burung yang masih muda. 7 menit kami mengamatinya sebelum dia terbang lagi ke arah barat. Kemungkinan besar ini adalah sepasang Alap-alap kawah ketika 5 menit kemudian kami melihat dua ekor datang dari arah barat daya. Satu ekor hinggap di puncak menara bagian kanan dan yang satunya lagi berada sekitar 2 meter dibawahnya. Cuaca cerah, sinar matahari yang menerpa punggung dan bagian samping kanan burung itu teramati dengan jelas. Individu jantan berwarna lebih abu-abu yang bertengger diatas sementara burung betina dengan warna kecoklatan berada di bawahnya. Mereka cukup sering melakukan aktivitas ‘Prinning’ membersihkan bulu dengan paruhnya namun tak juga kita melihat adanya hasil buruan. 15 menit kami mengamati aktivitas mereka itu, lalu mereka terbang ke arah selatan. Pertama individu betina disusul individu jantan di belakangnya, jarak mereka sangat dekat sehingga disini tampak jelas ukuran individu betina yang lebih besar dibanding individu jantan yang lebih kecil dengan sayap runcing dan tubuh yang lebih ramping. Sang betina terus terbang ke selatan, sementara si jantan berganti arah ke kanan, berputar-putar sebentar lalu terbang cepat ke arah barat. Sekarang hanya menara kosong dan orong-orang yang berlalu-lalang tanpa peduli kejadian-kejadian kronologis yang bagi kami terasa sangat mengesankan tersebut. 45 menit pengamatan kami terhadap sepasang burung pemangsa tersebut, bagi kami masih belum puas namun rupanya tugas-tugas lain telah menunggu dan kami harus pulang.

 

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image