Burung-burung di Angkasa

birdsites, birdtour, traveling, birdwatching etc..

Burung-burung di angkasa6

Catatan burung-burung di angkasa_24 Maret 2008_Maswa

Kami berempat tiba di Bukit Ganduman pukul 12.00 WIB, seekor elang jawa tampak terbang di dinding bukit Plawangan sebelah barat tempat kami mengamati. Burung itu terbang pelan tanpa mengepakkan sayap. Dalam istilah pengamat burung, gaya terbang tersebut dinamakan ‘SOARING’. Gaya tersebut memang menjadi salah satu perilaku khas para ‘burung pemangsa’ atau elang. Beberapa waktu berlalu kami menikmatinya, konon dia menggunakan ‘Thermal’ yaitu aliran udara panas ke atas yang konon terbentuk karena pantulan sinar matahari di permukaan bebatuan. Prinsip yang sama juga digunakan orang-orang untuk terbang dengan menggunakan parasut ‘Paragliding’. Setelah beberapa menit aku mendengar suara burung serindit Jawa ‘ Crit-crit’ sekelebat kulihat dia melintas dan masuk di rerimbunnya daun-daun pohon di sebelah timur tempat kami berdiri. Aku berusaha mencari suara tersebut tapi sepertinya posisi tenggeran dia terhalang dengan lebatnya dedaunan. Aku malah semakin penasaran, terus kucari suara yang tak henti-hentinya terdengar di telingaku.  Aku cukup jarang melihat serindit jawa, kalaupun terlihat hanya sekilas-sekilas saja. Terakhir kali aku melihat burung ini dengan waktu yang cukup lama terjadi pada tahun 2004 di Mojokerto, sudah hampir 4 tahun yang lalu. Aku terus mencari-cari, aku coba memutar kearah sebalik pohon, aku melihat-lihat dari sana tetapi tak juga kutemukan. Kemudian aku kembali lagi ke tempat semula, kembali aku mengamati seekor elang jawa nun jauh disana. Sesekali mataku kembali ke pohon tersebut karena suara serindit itu masih saja terus terdengar. Sekonyong-konyong tampak seekor burung seukuran kutilang dengan postur tubuh yang lebih membulat. Walaupun agak silau tampak samar warna badannya yang hijau muda dan leher kuning juga paruhnya yang kemerahan. Kemudian kukeluarkan kamera digital ‘Canon’ dan beberapa jepretan akhirnya kudapatkan foto burung tersebut. Kesempatanku memotret sangat singkat mungkin sekitar 1 menit saja, lalu dia kembali menghilang di dedaunan. Aku puas dengan pengalaman tersebut, dalam benakku, ‘kapan lagi aku bertemu dengan burung ini dan mengabadikannya dengan jepretan foto.   

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image